Postingan

Menuju Hidup Era Baru

Suatu kabar gembira kudapat, setelah dokter menyatakan besok boleh pulang. Selama enam belas hari aku menjalani opname di rumah sakit karena ngedrop terkena covid 19 dengan komplikasi gagal ginjal kronis stadium V, hipertensi, pneumonia, jantung membengkak, asam lambung, pengentalan Darah. Alhamdulillah aku dapat bertahan hidup menghadapi badai sitokin yang menyerang diriku. Sebuah pengalaman bersejarah dalam hidupku.  Aku pulang dengan kondisi asam lambung masih dalam pengobatan rawat jalan. Badan masih terasa lemas dan tidak bisa berjalan. Bisa berdiri tapi kaki terasa berat untuk digerakkan. Awal-awal pulang ke rumah, aku merasakan selalu terjaga di tengah malam. Nafsu makanku sangat tinggi, apalagi setelah cuci darah, tekanan darah cenderung rendah dan sudah boleh mengonsumsi daging, yang sebelumnya selama empat tahun melakukan pantangan makan daging. Akibatnya setelah itu selama dua hari aku kesulitan buang air besar dan tidak bisa buang air kecil. Setelah diberikan obat-obata...

NIKMATNYA SAKIT

Gambar
Sebuah pengalaman yang berharga telah terjadi dalam hidupku, dimana perjuangan mempertahankan kehidupan yang penuh cobaan dan ujian.  Ujian hidup yang begitu sangat beratnya bagiku berupa nikmatnya sakit yang diberikan pada Allah SWT kepadaku. Sebelumnya 4 tahun yang lalu tahun 2017, aku mengalami gejala batuk sekitar kurang lebih 1 bulan, dan mengalami kondisi ngedrop sehabis kehujanan, pada malam harinya mual-mual dan sesak nafas setiap mau berbaring tidur dan malam-malam sebelumnya seringnya terbangun untuk buang air kecil. Keesokannya harinya periksa dan Rontgen di Rumah Sakit Kasih Ibu, Kedonganan, dimana hasilnya terdapat pembengkakan jantung yang mendorong ke paru-paru. Siang harinya periksa di Rumah Sakit Udayana, Jimbaran dengan Diagnosis bronchitis. Dari pemeriksaan kedua rumah sakit tersebut, kemudian mencari rujukan ke dokter Spesialis Penyakit Dalam. Setelah mendapat rujukan dokter spesialis penyakit dalam pada RSU Suryahusadha Nusa Dua, dengan membawa hasil rontgen se...

Memilih SMK Lebih Menguntungkan

Berakhirnya Tahun Pelajaran merupakan berakhirnya proses belajar selama 3 tahun bagi siswa di SMP khususnya kelas IX, dimana mereka telah lulus dan menamatkan pelajaran pendidikan dasar 9 tahun.Dan mereka harus melanjutkan ke jenjang pendidikan menengah yang lebih tinggi dari SMP, yaitu SMA atau SMK. Untuk melanjutkan ke jenjang sekolah yang lebih tinggi, banyak siswa lulusan SMP yang kebingungan di dalam menentukan kemana sekolah yang akan dituju, SMA atau SMK. Sementara yang tumbuh di masyarakat, jumlah sekolah SMA lebih banyak daripada jumlah SMK. Untuk itu diperlukan informasi yang cukup mengenai keberadaan sekolah SMA atau SMK, sehingga para calon siswa yang akan melanjutkan sekolah tidak akan merasa kebingungan di dalam melanjutkan cita-citanya, karena penentuan pilihan bersekolah di sekolah menengah tingkat atas, akan mempengaruhi cita-cita masa depan bagi siswa yang bersangkutan. Bagi siswa yang hendak melanjutkan ke SMA, harus sudah memahami mengenai pendidikan...

Kucing Eksis

Gambar
Dalam kurun waktu kurang lebih satu bulan ini, setiap hari pada saat aku kerja di kantor, selalu didatangi kucing betina yang lagi mengandung anaknya. Ada apa ya? Padahal selama ini aku kurang begitu suka dengan kucing, karena sesuatu hal di masa laluku telah membuatku sedikit trauma karena kaget ketika membuka laci meja, ada tiga kucing yang masih kecil-kecil dan sempat membuatku merasa galau berkepanjangan, karena setelah itu ada masalah yang mengganggu pikiranku (tapi tidak diceritakan disini karena ini masa laluku). Sehingga sempat membuat aku membenci si kucing, padahal si kucing tidak salah apa-apa. Aku pernah membuang 2 anak kucing yang masih kecil dan 1 ekor kucing yang ku buang jauh dari tempatku bekerja. Dan ternyata kucing tersebut bisa kembali lagi ke kantorku, ini membuktikan bahwa si kucing menunjukkan bahwa dia bisa eksis. Kembali dengan si kucing betina yang lagi hamil tersebut, dia selalu datang dan duduk di bawah meja kerjaku, padahal aku tidak pernah m...

Syukur

Goresan pena terlukis dihamparan kertas putih Menarikan kisah-kisah kehidupan Tersusun rapi dengan penuh makna Sebagai gambaran hiasan kalbu Tiada terasa waktu cepat berlalu Semakin cepat terus berputar Mengelilingi bumi ini dengan tiada hentinya Semakin bertambah tua jiwa dan raga ini Setelah lama kucari dan kutemukan Sinar terang yang terus menerangi hidup ini Kehadiratmu Sang Maha Kuasa Hanya kepada-Mu aku bersujud Alhamdullillah engkau bahagiakan hati kami Engkau berikan ketentraman jiwa Yang membuatku bersyukur kepada-Mu Terima kasih Ya Allah Jimbaran, 24 Januari 2010 00.16 WITA Fibri Aryanto

Mengemis : Pekerjaan Paling Tidak Terhormat

Sebuah berita yang menghebohkan terjadi di Jakarta pada saat penertiban para pengemis yang beroperasi, di mana pada saat itu terdapat pengemis yang memiliki uang sebesar 25 juta rupiah yang di simpan di dalam gerobaknya. Dialah Pak Walang, yang menurut pengakuannya uang banyaknya itu diperoleh dari hasil menjual sapi saat dia berada di kampung dan sisanya hasil dari mengemis . Penghasilan per hari selama Pak Walang mengemis adalah 150 ribu rupiah sehari. Ia bersama bersama temannya Sa’aran (70)ditangkap di Pancoran, Jakarta. Sungguh mengejutkan semua pihak, karena penghasilan pengemis dapat melebihi penghasilan para pegawai kantoran. Jadi kebijakan Jakarta untuk melarang para pemberi sedekah untuk memberi sedekahnya kepada para pengemis di jalan sudah tepat. Karena sebagian besar pengemis di Jakarta mempunyai penghasilan yang besar. Dan ini tidak mendidik para pengemis untuk dapat mandiri tanpa harus menjadi pengemis.Maka tidak jarang kita temukan dan dengarkan adanya...

Hidup Prihatin Menuju Sukses

Menjadi pengangguran tidak pernah diharapkan, tapi ingin bekerja di tempat yang layak dan terhormat sangat diharapkan.Setelah lulus SMA Tahun 1993, saya mencoba mengikuti Ujian Masuk Sekolah Tinggi Akuntansi Negara, dimana setelah lulus dari kuliah ini, akan di tempatkan sebagai CPNS Departemen Keuangan. Sungguh harapan yang berada di awing-awang. Lalu saya coba pergi ke Yogyakarta untuk mengikuti Ujian Masuk STAN, saya mendaftar dengan pilihan jurusan D3 Akuntansi, disini saya ikut bersaing dengan kelompok ujian anak lulusan SMEA, karena saya dari lulusan A3 Sosial. Berambisi ingin lulus, saya membeli buku panduan soal STAN yang kemudian dipelajari hingga menjelang Ujian Masuk. Tapi karena bukan nasibnya, di pengumuman calon mahasiswa, nama saya tidak tercantum di dalam pengumuman. Karena tidak lulus, akhirnya saya balik ke Denpasar, Bali dan menjadi pengangguran selama kurang lebih 1 tahun.Akhirnya saya tinggal di rumah, membantu orang tua di rumah, dari bersih-bersih ...