Postingan

MENULIS MENGUATKAN SEMANGAT HIDUPKU

Tahun 2021 merupakan tahun yang sangat bersejarah dalam hidupku, karena pada tahun ini aku mendapatkan peringatan secara langsung dari Allah SWT dimana kondisi kesehatanku turun secara drastis hingga harus menjalani rawat inap di rumah sakit. Dengan memborong berbagai macam penyakit dari covid 19, pnemonia, hipoxia, asam lambung, gagal ginjal dan pembekuan darah. Banyaknya penyakit yang menggerogoti tubuhku jika kurasakan secara normal mungkin aku tidak sanggup menjalaninya. Namun karena kuasa dan mukjizat dari Allah SWT maka aku dapat menjalani sakit ini sebagai nikmat yang maha dahsyat yang diberikan Sang Pencipta, karena aku masih diberikan kesempatan hidup, memperbaiki kualitas diri, semoga aku dapat menjalani ibadahku dengan baik. Banyaknya dukungan doa dan semangat yang diberikan oleh teman-teman mendorong tingginya semangat hidupku sehingga aku tidak pernah memikirkan sakitku dan aku mulai dapat menikmati sakitku sebagai pola baru hidupku. Adapun kegiatanku yang kulakukan ...

DOA, USAHA DAN HARAPAN

Awal pertama sejak aku terdeteksi memiliki gangguan kesehatan seperti hipertensi, gagal jantung, gagal ginjal kronis, asam lambung dan asam urat, aku mengira tidak bisa menjalani kehidupan ini dengan bahagia. Berbekal keyakinan masih ada Allah yang bisa menyembuhkan, aku tidak pernah menganggap diri sakit. Aku selalu sugesti ke tubuh ini, aku sehat aku bisa sembuh. Dengan segala kekurangan yang kumiliki, aku tetap semangat menjalani pekerjaanku sebagai staf tata usaha sebuah sekolah SMK negeri di Bali yang memiliki intensitas kegiatan sangat tinggi. Aku menjalani semua dengan hati ikhlas dan senang. Dan bila dapat menyelesaikan salah satu tugas, aku merasakan suatu kenikmatan dan kebahagiaan tersendiri. Seiring waktu yang berjalan, aku tidak lupa kontrol kesehatan setiap bulan ke dokter spesialis penyakit dalam. Minum obat yang diberikan dokter, di samping itu minum madu dan bekam setiap dua minggu sekali. Dan hasil pemeriksaan dan pengobatan membaik dengan kreatin selalu menurun, ...

AKU ANTARA HIDUP DAN MATI

Manusia hidup diciptakan oleh Allah SWT dengan berbagai fasilitas kehidupan yang berada di alam semesta ini. Udara dan nyawa yang diberikan secara gratis. Tinggal bagaimana manusia itu dapat mengisi kehidupan ini dengan ibadah kepada Allah SWT. Nikmat mana yang engkau dustakan? Coba kalau udara berbayar betapa susahnya manusia hidup. Kekurangan oksigen di rumah sakit harus membayar dan berbeda dengan udara yang ada di semesta alam ini. Rezeki, jodoh dan kematian merupakan hak prerogatifnya Allah, kita tidak dapat mengetahuinya. Terkadang manusia telah berjuang untuk mencari rezeki atau jodoh, sudah berupaya semaksimalnya mungkin bila Allah belum berkehendak, kita tidak akan bisa memperolehnya. Dan begitu pula dengan kematian, orang yang melakukan bunuh diri, jika Allah belum berkehendak, ia akan tetap masih hidup. Peristiwa opname di rumah sakit beberapa bulan yang lalu, merupakan alarm kematian yang dikirimkan oleh Allah kepadaku. Dokter spesialis penyakit dalam ku sempat tidak ya...

MENUNGGU ANTOLOGI CERPEN YANG PERTAMA

Gambar
Kembalinya ke rumah setelah menjalani perawatan di rumah sakit selama dua minggu lebih. Aktifitasku banyak dilakukan di tempat tidur. Lebih banyak tidurnya daripada aktifitasnya. Lama-lama membosankan juga. Buka internet dari browsing hingga buka youtube. Akhirnya aku menemukan sebuah acara webinar mengenai penulisan cerpen. Aku pun ikut mendaftar webinar mengenai penulisan cerpen yang diselenggarakan oleh AMIKOM Purwokerto dan damar.in. Yang kemudian dilanjutkan dengan lomba penulisan cerpen. Adapun tema penulisannya berjudul Terlelah. Aku merasa kebingungan karena belum pernah menulis cerpen sama sekali, apalagi yang banyak isi dialog percakapan. Aku biasa menulis bebas dengan urutan kronologinya. Tapi tidak ada salahnya dicoba. Akhirnya aku mencoba menulis yang aku ambil dari kisah pengalamanku yaitu Motorku Membuatku Lelah. Setelah jadi baru aku berani mendaftar. Setelah daftar tulisanku tidak langsung kirim, tapi sempat aku cetak. Mendekati hari-hari terakhir pengiriman na...

SEPI DALAM ISOLASI

Di sebuah ruangan yang sepi Hanya bayangan halusinasi Ku hanya terbaring tak berdaya Tiada ingat apa-apa   Ku merasa berada diatas kapal di lautan samudera. Dengan deburan ombak kapal terus menerjang Menghadapi kuatnya gelombang Membuat tubuhku merasa bergoyang   Mataku berkunang-kunang Membayangkan aku lagi dimana Ketika mataku terbuka Kusadari aku di atas pembaringan   Ternyata aku sendiri dalam sepi Tiada menyadari aku dimana Aku merasa sepi dalam isolasi Membuatku jadi lupa jati diri   Catatan : Puisi diatas menggambarkan saat-saat aku sendiri di ruangan isolasi dalam keadaan tidak dapat mengingat apa-apa karena covid 19.   Kuta Selatan, 14 Desember 2021

NGEDROP

Gambar
Selasa, 30 November 2021 cuaca sangat cerah, siang itu aku bersama istri pergi ke rumah sakit untuk menjalani HD rutin. Sampai rumah sakit prosedur rutin yang kulakukan adalah absen sidik jari, timbang berat badan kedatangan dan daftar di resepsionis. Setelah dapat surat antrian, aku menuju tempat tidur yang telah ditunjukkan oleh perawat. HD hari itu merupakan hari yang sangat bersejarah dalam hidupku, karena pertama kalinya digunakannya akses HD yaitu AV Sunt, akses HD yang dibuat melalui atas siku kiri tangan. Pada lengan sebelah kiri, mulai ditusuk sebanyak dua tusukan jarum, satu sebagai penyedot darah yang dikirim ke mesin HD dan yang satu sebagai akses transfusi darah yang sudah bersih masuk ke dalam tubuh. Lumayan juga sakitnya, saat ditusuk, aku hanya berekspresi meringis saja. Aku hadapi dengan santai dan tidak aku rasakan. Setelah semua akses HD tersambung, jari-jariku sempat diikat, agar aku tidak banyak bergerak dan tidak boleh duduk. Jadi saat makan dan minum dila...

INSPIRASI MENULIS DARI PENGALAMANKU

Menulis merupakan kegiatan yang dicurahkan melalui tulisan baik melalui media tulis elektronik atau pun media cetak. Kegiatan tulis menulis itu gampang-gampang susah. Gampangnya kalau ide menulis mengalir dengan lancar. Susahnya kalau kehabisan ide, walau sebenarnya banyak ide bertebaran di muka bumi ini. Yang penting ditekuni dan dikerjakan setiap hari minimal satu tulisan. Insya Allah akan terkumpul banyak tulisan. Dengan menulis aku berusaha untuk dapat mengekspresikan ilmu pengetahuan yang telah kuperoleh dengan cara menceritakan kembali dalam bentuk tulisan dengan gaya bahasa yang kumiliki dan kosakata yang kukuasai. Aku menyadari atas keterbatasanku dalam menguasai kosakata dan kemampuanku bercerita. Untuk itu dengan adanya Challenge 30 hari bercerita dalam bentuk tulisan merupakan suatu tantangan tersendiri. Inspirasi yang mudah diambil adalah dari pengalaman pribadiku yang pernah aku dokumentasikan baik dalam bentuk foto atau video. Terkadang menulis dengan sendirinya tanpa men...